Jasa Desain Website Murah
Jasa buat web untuk bisnis online, web pribadi, web portal, atau web apa saja tersedia di Ahli Webs

KAPAN NEGARA KITA AKAN MAKMURAN……???

KAPAN NEGARA KITA AKAN MAKMURAN……???

Banyak orang pintar dan para ahli yang mengatakan berkembangnya suatu Negara tergantung dari pemimpinnya. Banyak juga yang mengatakan tergantung dari wakil – wakil rakyat yang duduk di bangku DPR. Ada juga yang mengatakan tergantung pemimpin dan masyarakatnya. Semua presepsi tersebut benar adanya tergantung setiap individu yang menilainya. Menurut pendapat saya, suatu Negara itu bisa menjadi makmur tergantung dari Pemimpin dan seluruh masyarakatnya. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mencintai Negara dan masyarakatnya, bersedia menerima kritik dan saran dari siapapun, bijaksana dan tegas, tidak pandang SARA dan sebagainya. Sedangkan masyarakat yang baik adalah masyarakat yang selalu mematuhi segala peraturan yang dibuat, rela berkorban untuk Negara dan selalu berpikir untuk membangun bangsa dan negaranya. Jika semua sikap tersebut dimiliki oleh pemimpin dan masyarakatnya, otomatis Negara tesebut akan berkembang menuju kemakmuran.
Di Indonesia, tingkat kemakmurannya masih sangat rendah jika dibandingkan dengan Negara – Negara berkembang lainnya di dunia. Mengapa demikian………..??? apakah Indonesia masih kurang SDA jika dibandingkan dengan Negara berkembang lainnya…..?? Atau SDM yang dimiliki oleh orang – orang Indonesia masih Minim dibandingkan dengan Negara berkembang lainnya…?? Apakah karena kedua faktor ini yang menyebabkan Indonesia belum mencapai kemakmuran….?? Jika anda berpikir demikian, berarti anda “Salah”….. SDA dan SDM yang dimiliki oleh bangsa indonesia sudah cukup untuk digunakan agar dapat membangun Negara kita menuju kemakmuran….Tetapi kenapa Negara kita belum mencapai kemakmuran….? Sedangkan kedua faktor tersebut sudah dimilik oleh bangsa kita….?? Apakah masih ada faktor lain yang menyebabkan Negara kita belum mencapai kemakmuran…….?? Coba anda simak sebuah Cerpen berikut ini.
Ada seorang petani kelapa sawit memiliki 10 orang putra. Mereka tinggal di suatu daerah yang mempunyai potensi tanah yang bagus untuk di Tanami kelapa sawit. Petani ini memiliki 10 lokasi perkebunan dengan luas keseluruhan 10 hektar. Luas tanah setiap lokasi 1 hektar. Petani ini membagikan kepada 10 orang putranya untuk mengurus lahan perkebunannya tersebut. Masing – masing mendapatkan 1 lahan perkebunan dengan luas yang sama. Petani ini mengajarkan kesepuluh putranya untuk mengolah lahan perkebunan mereka masing – masing dengan cara yang sama dan mengatakan ; apabila musim panen tiba, dan sudah dijual, hasilnya harus dilaporkan kepadanya dengan jujur agar uang hasil jualan tersebut dapat digunakan bersama untuk kepentingan yang lain. Kesepuluh putranya ini mendengarkan dengan saksama arahan dan petunjuk dari ayahnya tersebut. Dalam mengelolah lahan perkebunan mereka, 7 putranya tidak mengikuti petunjuk dan arahan dari ayahnya. Ada yang menjual lahan tersebut, ada yang menyuruh orang lain menggarapnya dan ada yang bekerja asal – asalan dan hasilnya untuk kepentingan pribadi. Sedangkan 3 putra lainnya menjalankan dengan baik. Dalam pemikiran petani itu, kesepuluh putranya pasti mejalankan arahan dan petunjuknya dengan baik. Pada saat panen dan terjual semuanya petani tersebut memanggil kesepuluh putranya agar memberikan laporan kepadanya. Petani itu kaget karena keseluruhan hasil yang didapatkan sangat minim dengan hasil sebelumnya yang sudah ditargetkannya. Akhirnya petani tersebut memberi sanksi kepada 7 orang putranya dan menggantikan dengan orang lain yang benar – benar setia dan bekerja dengan jujur.
Perlu anda ketahui bahwa cerpen diatas merupakan gambaran kecil tentang kehidupan masyarakat dan pemerintahan di Negara kita. Masih banyak kelemahan yang dimiliki pemerintah dan masyarakat di Negara kita. Banyak orang yang masih mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan umum, baik orang – orang yang duduk di pemerintahan maupun masyarakat kita sendiri. Kita harus belajar intropeksi diri sebelum memberikan kritikan kepada orang lain. Kita juga harus menghargai orang lain agar kita juga dihargai. Belajar menjadi pemimpin bagi diri sendiri sebelum anda menjadi pemimpin bagi banyak orang. Hal yang paling penting adalah jangan selalu mementingkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan umum, apabila kepentingan pribadi anda itu merugikan banyak orang. Jikalau semua sikap tersebut dimiliki dan dijalankan oleh kita semua, baik masyrakat sipil, orang – orang yang bergabung di pemerintahan, bahkan pemimpin Negara kita, maka Negara kita pasti mencapai kemakmuran yang diimpikan seperti Negara – Negara makmur lainnya.

Ditulis Oleh :

Ridwan Ahli Webs Anda sedang membaca artikel tentang KAPAN NEGARA KITA AKAN MAKMURAN……??? di Redonewest, Sobat diperbolehkan mengcopas atau menyebar-luaskan artikel ini, tapi jangan lupa untuk meletakkan link Ahli Webs atau link dibawah sebagai sumbernya.
Description: KAPAN NEGARA KITA AKAN MAKMURAN……??? Rating: 4.5 Reviewer: Ridwan AhliWebsCom ItemReviewed: KAPAN NEGARA KITA AKAN MAKMURAN……???
Posted by: Ahli Webs
Ahli Webs Updated at: 12.41

0 komentar

Posting Komentar

Silahkan Beri Komentar..!!